Kamis, 08 Desember 2011

Pemkab Subang Kirim 10 Siswa Belajar IT di Jerman

Pemkab Subang Kirim 10 Siswa Belajar IT di Jerman
INILAH.COM, Subang - Sebanyak 10 pelajar lulusan SLTA asal Subang diberangkatkan ke Jerman guna belajar Information technology (IT). Ke-10 pelajar itu rencananya akan diberangkatkan pada pertengahan bulan ini.

Plt Bupati Subang Ojang Sohandi menyatakan mereka akan menimba ilmu teknologi informasi yang disesuaikan dengan komoditi yang ada di Kabupaten Subang.

"Detailnya belum tahu, tapi kita proyeksikan mereka untuk di tekhnologi perikanan, pertanian dan wisata yang disesuaikan dengan kebutuhan kita," kata Ojang di sela-sela rapat paripurna DPRD, Senin (5/12/2011).

Untuk mematangkan pengetahuan mereka, kata Ojang, sesuai perjanjian awal, 10 pelajar itu tidak diperkenankan untuk pulang sebelum mendapatkan kesempatan kerja dan memiliki relasi. Hal itu, imbuhnya, berkaitan dengan pengembangan dan aplikasi penerima beasiswa itu saat berada di Subang.

"Mereka tidak boleh pulang sebelum kerja. Ini sesuai perjanjian. Sehingga ketika sampai di Subang mereka sudah siap pakai dan mengaplikasikan apa yang didapat dari Jerman," jelasnya.

Program beasiswa tahun ini adalah tahun kedua. Untuk biaya hidup di Jerman, Pemkab Subang menggelontorkan dana sebesar Rp8 miliar. Ke depan, anggaran itu akan dinaikkan.[jul]



sumber : http://www.inilahjabar.com/read/detail/1804130/pemkab-subang-kirim-10-siswa-belajar-it-di-jerman

Rabu, 12 Oktober 2011

Pakde Karwo Minati IT Narotama Untuk Puspa Agro


Kita yang punya produk, tapi kita tidak bisa menguasi perdagangan. Inilah yang menjadi dasar pemikiran Gubernur Jawa Timur Pakde Karwo untuk mendirikan Puspa Agro di beberapa tempat di Jawa Timur. Konsep puspa agro merupakan kosep dunia. Tetapi tergantung daerah masing-masing bagaimana menciptakan daya saing tinggi dan menguasai perdagangan yang bergerak di bidang sayuran ini.
Karena yang mengolah produk adalah petani, peran pemerintah dan lembaga pendidikan tinggi sangatlah penting. Ini bertujuan untuk mengolah sistem keuangan, memasarkan produk, mengemas dan tata niaga lainnya. Menurut Pak Karwo, Teknologi Informasi (IT) lah yang bisa menjawab semua itu. Inilah yang disampaikan Pakde Karwo saat menerima audensi rombongan Universitas Narotama, Jumat (25/2) di kantor Gubernur Jawa Timur.
Ini sangat pas dengan apa yang disampaikan Ketua Yayasan HR Djoko Soemadijo kepada Pakde Karwo tentang perkembangan Universitas Narotama. Karena Pakde Karwo sendiri saat ini menjadi Ketua Dewan Penyantun dan pernah juga menjabat Pembantu Rektor III tahun 1986-1991 di Universitas Narotama.
Dalam rombongan yang diikuti oleh organ yayasan dan rekjtor tersebut, pak Djoko menyampaikan visi Universitas Narotama yang saat ini Go IT. Bahkan berkat hibah DIKTI kini di kampus sudah tersedia server dengan kapasitas 5 terabyte 16 core. Karena perguruan tinggi harus mempunyai pengabdian masyarakat, sarana ini salah satunya bisa membantu IT petani Puspa Agro.
Inilah yang membuat Pakde Karwo sangat tertarik. Bagaimana men-development sistem informasi para petani puspa agro agar mempunyai daya saing tinggi di tingkat internasional. Banyak pedagang singapura yang mendambakan hal ini. Saking tertariknya, Pakde Karwo menyarankan sesegera mungkin Universitas Narotama berkoordinasi langsung dengan Erlangga Satriagung. (din)

IT Application The Learning Process

As one of the effort to achieve the vision of Narotama University-based on IT (Information Technology), the Committee of Development Grant Program (PHP) Private Universities (PTS) Dikti Ministry of Education held a workshop entitled IT Application inLearning Process.
Workshop that was held for two days, Wednesday-Thursday (22-23/12) presenting two speakers Drs. Heru Arwoko, MT and Nyoman Sryadipta, ST. In his presentation, Heru convey the theory of Richard E Maier on the 10 design principles of multimedia learning. This includes discussing the benefits and loss of learning using IT.
Meanwhile, Nyoman Suryadipta, second speaker discussed the Procedures and Operational Standards) (SOP) Supporting Facilities TIK in Teaching and Learning (PBM) in the class. In addition, he also demonstrates the use of teaching materials in multimedia shortcut that is now available.(A!)

Producing a Multimedia Teaching Materials Workshop


To implement one of PHKI program, Narotama University held a workshop about producing a multimedia teaching materials for all lecturers in Narotama University. Teaching method based on IT is inevitable since the rapid development of IT that needs a more efficient study materials. IT usage for academic purposes, helps to simplify the administration, boosting the speed of information update and keeping the progress accurate. The E-Learning system allow students study through Narotama University E-learning website and module. Students can learn without limitation of time and space. To enhance IT service in the learning process, the existing system must be enriched by new teaching material developed by IT workshop.(A!)